TNI Salurkan Dua Tangki Air Bersih Dimusim Kemarau, Disaat Warga Harus Antri Di Sumur Bor

banner 468x60

SUBANG, Kutipansatu.com – Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Puluhan warga di wilayah RT 03 RW 01, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Cipeundeuy, terpaksa mengandalkan pasokan air darurat setelah kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebelum mendapatkan bantuan, warga hanya mengandalkan satu sumur bor umum untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK). Karena debit air yang terbatas, warga harus menggunakan sumur tersebut secara bergiliran.

Kondisi itu semakin menyulitkan warga karena kebutuhan air tidak hanya untuk MCK, tetapi juga untuk keperluan rumah tangga lainnya.

Merespons kondisi tersebut, Batalyon TP 940 Jaya Negara menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak pada Sabtu (1/8/2026). Dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk membawa dan mendistribusikan air bersih.

Kedatangan armada tersebut disambut antusias warga. Mereka membawa berbagai wadah, mulai dari ember, jeriken, ember bekas cat hingga galon kosong untuk menampung air.

Sejumlah personel TNI juga turun langsung membantu warga mengisi wadah yang telah disiapkan.

Salah seorang warga, Siti, mengaku bersyukur mendapat bantuan air bersih tersebut. Menurutnya, selama ini warga harus menunggu giliran untuk mendapatkan air dari sumur bor umum.

“Tentu kami sangat senang dengan adanya bantuan air bersih ini. Selama ini kami hanya mengandalkan sumur bor bersama dan harus menggunakannya secara bergiliran. Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan air warga untuk sementara sangat terbantu,” ujar Siti.

Ketua RT 03, Tahsin, mengatakan krisis air bersih saat ini dirasakan oleh belasan kepala keluarga (KK) di wilayahnya. Kondisi serupa, kata dia, juga kerap terjadi setiap musim kemarau.

‎“Warga di sini sangat membutuhkan bantuan air bersih. Kondisi seperti ini hampir selalu kami rasakan setiap musim kemarau. Selama ini warga hanya mengandalkan satu sumur bor bersama yang kapasitas airnya sangat terbatas,” kata Tahsin.

Sementara itu, Komandan Batalyon TP 940 Jaya Negara, Letda Inf Mochammad Alfizar Rizard Reynaldi, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, musim kemarau menyebabkan sejumlah keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saat ini memasuki musim kemarau dan banyak keluarga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami dari Batalyon TP 940 Jaya Negara, sebagai satuan yang baru berada di wilayah ini, ingin membantu masyarakat yang membutuhkan,”ujarnya.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat baik dan bantuan ini bisa langsung dimanfaatkan oleh warga,” ungkap Alfizar saat ditemui di lokasi.

‎Ia menambahkan, pihaknya menyiagakan dua armada untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga selama kondisi kemarau masih berlangsung.

Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat memberikan perhatian dan solusi berkelanjutan terhadap persoalan ketersediaan air bersih yang berulang setiap musim kemarau.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *