Atap Ruang Kelas SDN Cicinde Utara II Karawang Ambruk Saat Acara Kelulusan, Tak Ada Korban Jiwa

Atap salah satu ruang kelas di SDN Cicinde Utara II, Desa Cicinde, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ambruk saat sekolah tengah menggelar acara kelulusan siswa, Kamis (25/6/2026).
banner 468x60

Karawang, Kutipansatu.com – Atap salah satu ruang kelas di SDN Cicinde Utara II, Desa Cicinde, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ambruk saat sekolah tengah menggelar acara kelulusan siswa, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Saat kejadian, para siswa, guru, dan tamu undangan sedang berada di aula mengikuti rangkaian acara kelulusan, sementara ruang kelas yang roboh dalam kondisi kosong.

Kepala SDN Cicinde Utara II, Heri, mengatakan ruang kelas yang mengalami kerusakan sudah lama tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar karena kondisi bangunannya dinilai tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Ruangan itu memang sudah lama dikosongkan karena kondisi struktur bangunannya, terutama bagian kayu penyangga atap, sudah lapuk dan mengkhawatirkan,” ujar Heri, Kamis (25/6/2026).

Menurut Heri, ambruknya atap terjadi secara tiba-tiba ketika acara kelulusan sedang berlangsung. Suara keras dari reruntuhan sempat membuat warga sekolah dan tamu undangan terkejut.

“Awalnya banyak yang mengira suara itu bunyi petasan karena acara kelulusan sedang berlangsung. Setelah dicek, ternyata atap salah satu ruang kelas roboh,” katanya.

Heri menjelaskan, pihak sekolah sebelumnya telah menyampaikan laporan terkait kondisi bangunan tersebut kepada instansi terkait untuk mendapatkan penanganan dan perbaikan.

“Kami sudah melaporkan kerusakan struktur bangunan ini kepada pihak terkait. Namun sebelum dilakukan perbaikan, bangunan tersebut lebih dulu ambruk,” ungkapnya.

Usai kejadian, area sekitar ruang kelas yang roboh langsung diamankan pihak sekolah guna mencegah warga mendekati lokasi yang berpotensi membahayakan. Kegiatan kelulusan pun tetap berjalan hingga selesai dengan aman dan tertib.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti kondisi sejumlah bangunan sekolah yang telah berusia tua dan membutuhkan perhatian serta rehabilitasi. Pihak sekolah berharap pemerintah dapat mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan aman dan nyaman.

“Harapannya bangunan sekolah yang kondisinya sudah tidak layak bisa segera diperbaiki, demi keselamatan siswa dan kelancaran proses pendidikan,” pungkas Heri.

Tidak ada korban dalam kejadian ini. Sementara jumlah kerugian akibat ambruknya ruang kelas tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak sekolah dan instansi terkait.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *